oleh

Covid-19 Survivor dengan PMI Temanggung Gelar “Gedor Lakon”

TEMANGGUNG – Para penyintas Covid-19 di Kabupaten Temanggung yang tergabung dalam Temanggung Covid-19 Survivor bekerja sama dengan PMI setempat, menjaring puluhan penyintas untuk Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Lakon). Mereka menjalani skrining dan pengambilan sampel darah di PMI Temanggung, Kamis (12/8/2021).

“Banyak orang membutuhkan plasma dan cukup kesulitan mendapatkan. Dengan langkah ini kami berharap banyak stok plasma, sehingga apabila ada yang membutuhkan dapat cepat mengakses,” kata panitia kegiatan, Abas Zahrotin.

Baca Juga  KKP Bangun Pelindung Pantai di Lombok Timur Demi Cegah Rob dan Abrasi

Antusiasme para peserta yang tinggi juga membuat panitia harus menunda puluhan calon pendonor lainnya. Dari target 15 orang calon pendonor, didapati ratusan penyintas bersemangat menyumbangkan plasma darahnya.

“Akhirnya kami ambil hanya 43 orang. Sisanya menyusul di minggu berikutnya. Dari 43 itu, yang lolos untuk diambil sampel 33 orang,” papar pria yang juga Ketua HIPMI Temanggung ini.

Kepala UDD PMI Temanggung dr Ismi Prasastawati mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan kolektif yang diselenggarakan PMI, penyintas Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, RSUD Djojonegoro, PKU Muhammadiyah, RS Gunung Sawo, dan RS Ngesti Waluyo.

Baca Juga  Papmiso Indonesia Gelar Sentra Vaksinasi di Mal Tentrem Semarang

“Tadinya hanya koordinasi saja dengan penyintas. Ternyata responnya bagus, kami tindaklanjuti dengan kegiatan ini. Dan kalau antusiasme terus tinggi, kami agendakan secara rutin,” paparnya.

Ia mengatakan, proses pengambilan sampel akan ditindaklanjuti dengan pengambilan plasma darah pada beberapa hari ke depan, setelah sampel dilakukan tes laboratorium.

“Kita akan kirim calon pendonornya ke Solo. Pengambilannya di sana,” lanjutnya.

Baca Juga  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Salah seorang calon pendonor, Ragil Supriyo Mulyanto mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih dengan kegiatan ini. Menurutnya dengan kegiatan ini masyarakat penyintas yang ingin menjadi pendonor plasma konvalesen, dapat terfasilitasi.

“Banyak yang ingin mendonor, tetapi tidak tahu harus bagaimana. Dengan ini sangat mempermudah,” tandas ASN di Balai Besar Kartini, Kementerian Sosial ini. (*/cr1)

Sumber: banten.siberindo.co

News Feed