oleh

Percepat Pemulihan Ekonomi dengan Gelar Lomba OVOP di Pekalongan

KOTA PEKALONGAN – Olahan pangan rumahan bisa dikreasikan menjadi produk unggulan daerah, agar memiliki nilai tambah. Karenanya, Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan mendorong kadernya agar memanfaatkan potensi di wilayahnya untuk diolah menjadi produk pangan unggulan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menjelaskan, sebagai mitra pemerintah dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi, pihaknya terus menggencarkan Gerakan Satu Desa Satu Produk (One Village One Product/ OVOP). Di mana setiap kelurahan di Kota Pekalongan didorong menghasilkan suatu inovasi produk yang bernilai jual tinggi.

Baca Juga  Putusan rapat komite, KLB PSSI Jatim Digelar Maret 2021 dengan ikuti Prokes Covid-19

Menurutnya, Gerakan OVOP dilakukan dengan prinsip tetap menjaga kelestarian lingkungan dan daya saing yang tinggi.

“Kami ajak para ibu-ibu yang tergabung dalam UP2K PKK kelurahan untuk berkreativitas, dengan memanfaatkan bahan pangan yang ada di wilayah, agar bisa dijadikan olahan pangan, dan bisa menjadi produk unggulan daerah,” ungkap Inggit, seusai kegiatan Lomba OVOP 2021 Tingkat Kota Pekalongan, di Aula TP PKK setempat, Rabu (29/9/2021).

Selain megono yang sudah dikenal luas, katanya, Kota Batik juga memiliki sejumlah produk unggulan lainnya, seperti taro debog, kerupuk telur asin, gethuk pisang, dan sebagainya.

Baca Juga  Seminar Nasional Virtual Tandai HPN 2021

Ditambahkan, terdapat empat indikator penilaian lomba OVOP 2021, di antaranya kreativitas, inovasi, kemasan yang menarik dan ramah lingkungan, serta cita rasa.

“Peserta berjumlah delapan UP2K kelurahan dari empat kecamatan. Mudah-mudahan bisa memotivasi ibu-ibu supaya dapat mendorong untuk selalu berkreativitas, dan bisa menambah penghasilan rumah tangga,” imbuhnya.

Inggit menambahkan, pihaknya akan memberikan pembinaan kepada seluruh peserta, sehingga mereka dapat terus mengembangkan produknya. Selain itu, pemilik usaha yang belum memiliki PIRT didorong segera mengurus nomor izin PIRT.

Baca Juga  In memoriam
Prof. Dr. Kyai Ahmad Syafii Mufid, MA

Salah satu pemenang lomba, Heni, menuturkan, pihaknya bersama anggota lain akan lebih semangat dalam mengembangkan produknya, serta akan merambah penjualan online agar dapat menjangkau pasar lebih luas.

Sebagai informasi, predikat Juara I Lomba OVOP diraih oleh perwakilan dari Kelurahan Panjang Baru dengan produk taro debog. Juara II dari Kelurahan Kuripan Kertoharjo (basreng tempe). Juara III dari Kelurahan Tirto (kerupuk telur asin). (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed